Belum reda soal kehadiran tiga buaya di Kali Grogol, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan kemunculan penghuni sungai Amazon, ikan Arapaima Gigas.
Ikan berukuran besar yang memiliki bentuk seperti ikan Arwana ini ditemukan oleh warga Mojokerto sebanyak 7 ekor di sungai Brantas.
Penangkapan ikan ini mungkin terbilang menguntungkan, karena harga ikan ini sangat mahal. Namun tetap saja, warga sekitar dibuat khawatir karena ikan ini dapat merusak ekosistem di sungai Brantas. Nah, ada pun fakta lengkap tentang ikan Arapaima Gigas, berikut informasinya dilansir dari today.line.me.
Merusak ekosistem dan mata pencaharian
Seperti yang telah dikatakan di atas, bahwa predator di sungai Amazon ini dapat merusak ekosistem. Ini karena Arapaima dapat memakan apapun yang mereka temukan di dalam air. Ini jelas saja akan berdampak pada populasi ikan di sungai Brantas yang kemudian membuat mata pencaharian warga menurun.
Bukan hanya ikan, ikan yang disebut sebagai monster air tawar ini juga mampu menyerang manusia. Bahkan tahun 2009 silam, Arapaima yang agresif dan lapar menyebabkan kematian terhadap dua orang pria yang tenggelam, laporan Star Online.
Menjadi santapan lezat dan nikmat
Meski dikenal ganas dan cukup berbahaya, Arapaima menjadi salah satu ikan yang lezat. Dagingnya tidak memiliki banyak tulang, tidak berbau amis, serta lembut. Hal inilah yang membuat ikan tertua di Amazon ini punya nilai jual mahal dan jadi buruan utama para nelayan.

0 Response to "Sempat Bikin Geger di Indonesia, Gini Nih Ternyata Fakta Fakta Ikan Arapaima. Jika dimakan ternyata"
Posting Komentar